Print

Unit Penelitian Dan Pengabdian

Published on Posted in Unit

PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

  

Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Penelitian dilaksanakan secara periodik oleh mahasiswa dan dosen. Program pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan cara memanfaatkan dan menerapkan hasil penelitian maupun hasil pendidikan di Poltekkes Kemenkes Semarang.

 

A. Penelitian

1. Tujuan 

Menghasilkan calon peneliti dan atau calon ilmuwan yang tanggap terhadap masalah pembangunan kesehatan, mengamalkan,mengembangkan dan menyebarluaskan IPTEK kesehatan.

2. Sasaran

a. Peningkatan relevansi program Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang sesuai dengan kebutuhan masyarakat

b.  Peningkatan kemampuan masyarakat akademik (dosen dan atau mahasiswa) dalam melaksanakan penelitian baik secara mandiri ataupun kelompok

c.  Penemuan, penggalian dan pemecahan permasalahan pembangunan kesehatan

3.  Bentuk kegiatan :

a.  Karya Tulis Ilmiah sebagai salah satu tugas akhir (hasil penelitian maupun tinjauan teoritis / penulisan artikel ilmiah),

b.  Penelitian Inovatif Mahasiswa,

c.  Penelitian Pembinaan Dosen,

d.  Penelitian Mandiri,

e.  Publikasi Hasil Penelitian (majalah ilmiah, majalah umum/popular/pertemuan ilmiah, website, media elektronik lain).

4.  Sumber daya dan dana

a.  Tenaga kependidikan, non kependidikan dan mahasiswa,

b.  Perpustakaan, laboratorium dan pengelolaan data,

c.  Pengorganisasian pembiayaan dapat bersumber dana: Swadana, SPI, Anggaran Rutin Kementerian Kesehatan RI dan Instansi Pemerintah lain, serta sponsor dari swasta.

5.  Langkah-langkah strategis

a.  Peningkatan kegiatan penelitian baik kualitas maupun kuantitasnya

b.  Peningkatan sarana dan prasarana penelitian

c.  Peningkatan kerjasama penelitian dengan institusi di luar Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang

6.  Bentuk  Penelitian

a.  Penelitian Pembinaan: Penelitian untuk peningkatan kemampuan dan keterampilan sumber daya manusia.

b.  Penelitian Pengembangan: penelitian untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang kesehatan.

c.  Penelitian Unggulan: penelitian yang inovatif dan kompleks dalam pembahasan yang ke depannya diharapkan dapat dipatenkan.


 

 B. Pengabdian kepada Masyarakat

1.   Program pengabdian kepada masyarakat

Program pengabdian kepada masyarakat adalah Program yang berorientasi kepada permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat berdasarkan pengamatan tiap disiplin ilmu terhdap perkembangan bidang kesehatan.

2.   Tujuan 

Tujuan dilakukannya pengabdian kepada masyarakat adalah:

a.  Menerapkan teori-teori keilmuan di bidang kesehatan untuk mengatasi  masalah yang terjadi di lapangan sehingga dapat memberi manfaat  pada masyarakat.

b.  Berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan kesehatan.

c.  Meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan.

d.  Meningkatkan kemampuan masyarakat akademik  (dosen dan atau mahasiswa) dalam menerapkan teori teori keilmuan baik secara mandiri maupun kelompok.

e. Membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi  pemerintah maupun masyarakat dengan metode ilmiah secara praktis.

3.  Sasaran

Pengabdian kepada masyarakat memiliki sasaran sebagai berikut:

a.  Masyarakat sekitar lingkungan kampus;

b.  Masyarakat perkotaan atau pedesaan;

c.  Masyarakat korban bencana;

d.  Keluarga risiko tinggi;

e.  Desa tertinggal atau desa binaan;

f.  Kelompok, komunitas dan lembaga.

4.  Model Pengabdian Masyarakat

Model atau metode pengabdian masyarakat adalah:

a.       Model I        : dalam bentuk pendidikan kepada masyarakat, pelayanan kepada masyarakat, pengembangan wilayah.

b.       Model II       : kegiatan kaji tindak.

c.       Model III      : bentuk pengembangan dan penerapan hasil-hasil penelitian.

5.  Bentuk Kegiatan

Pengabdian kepada masyarakat memiliki bentuk kegiatan seperti berikut:

a.  Praktik Kerja Lapangan baik yang dilaksanakan di jurusan / prodi maupun dilaksanakan secara terpadu.

b.  Pelatihan / penataran/ penyuluhan.

c.  Kegiatan pelayanan kepada masyarakat baik secara kontinu (setiap hari), berkala (periodik) maupun sewaktu-waktu (misalnya terjadi bencana alam).

d.  Layanan partisipasi : Layanan kepada masyarakat yang dilaksanakan atas permintaan instansi lain atau masyarakat.

e.  Karya Pengabdian kepada Masyarakat (misalnya : Pembuatan buku yang dipublikasikan maupun yang digunakan untuk kalangan sendiri, pembuatan leaflet / selebaran / brosur).

6.  Sumber Daya dan Dana

Sumber daya dan dan bagi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat berasal dari:

a.  Dosen dan tenaga ahli lainnya, staf administrasi dan mahasiswa.

b.  Kebijakan pemerintah, kebijakan wilayah, APBD, dan lain-lain.

c.  Pengorganisasian pembiayaan  dapat bersumber dana: Swadana, SPI, Anggaran Rutin Kementerian Kesehatan RI dan  Instansi Pemerintah lain, serta sponsor dari swasta.

7.  Langkah-langkah strategis

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan langkah:

a.  Identifikasi masalah aktual dan potensial,

b.  Penggalian sumber daya dan potensi wilayah,

c.  Meningkatkan peran serta masyarakat dalam bidang kesehatan,

d.  Pengajuan Rencana Tindak Lanjut (RTL).

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn