Print

Wisuda Ke 94, 95 dan 96

Written by poltekkes kemenkes semarang Published on . Posted in Berita

Poltekkes Semarang pada tanggal 28-30 Agustus 2018 menyelenggarakan wisuda ke 94, 95 dan 96 bertempat di Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah. Wisuda ke 94 sampai dengan 96 secara berututan di ikuti oleh 584 wisudawan, 609 wisudawan dan 503 wisudawan. Selain itu pada tanggal 27 September juga akan dilaksanakan wisuda ke 97 sehingga total lulusan yang diwisuda berjumlah 2191. Pada wisuda ke 94, yang melaksanakan wisuda dan pengambilann sumpah adalah Kepala Pusat Peningkatan Mutu SDM Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes RI ( Yuti Suhartati, SKp, MKes). Pada wisuda ke 95 wisuda dan pengambilan sumpah dilaksanakan oleh Kepala Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes RI. Sedangkan pada wisuda ke 96 dilaksanakan oleh Direktur SDM dan Pendidikan RSUP dr. Kariadi Semarang (Dr.dr.Doddy Tugasworo, SpS (K).

wsd 1a

Direktur Poltekkes Kemenkes Semarang (Warijan, SPd, Akep, MKes) dalam sambutannya menyampaikan tentang capaian hasil akreditasi dan re akreditasi selama kurun waktu Desember 2017 sampai dengan Agustus 2018. Hasil akreditasi 3 Prodi S2 Magister Terapan Kesehatan (Magister terapan Keperawatan, Magister Terapan Kebidanan dan Magister Terapan Teknik Imejing Diagnostik) semuanya telah terakdeitasi “B”. Adapun hasil re akreditasi 16 Prodi Diploma III dan Diploma IV, 14 diantaranya terakredtasi “A” dan 2 Prodi terakreditasi ‘B”. Disampaikan pula oleh beliau bahwa hasil akreditasi degan hasil A merupakan jumlah yang terbanyak di seluruh Poltekkes Se Indonesia. Dari 283 Prodi di Poltekkes Se Indonesia baru terdapat 25 Prodi yang mendapat akreditasi A, dan 14 diantaranya ada di Poltekkes Semarang. Selain itu, pada tahun 2018 Poltekkes Semarang membuka Prodi baru yaitu Prodi D III Teknologi bank darah dan D IV Teknik Laboratorium Medis. Sedangkan Prodi Dietisien akan menerima mahasiswa baru pada Februari 2019.
Wsd 2aWsd 3

Selain itu, untuk mendukung Kebijakan Kementrian Kesehatan dalam bidang Penguatan Pelayanan Kesehatan Primer khusunya di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan (DTPK) serta daerah bermasalah kesehatan (DBK) melalui Program Nusantara Sehat untuk meberikan pelayanan kesehatan secara integrasi terpadu dan berkualitas. Poltekkes Semarang sejak tahun 2015 telah melaksanakan program afirmasi bekerja sama dengan pemerintah kabupaten khususnya daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan (DTPK) yaitu Kabupaten Kayong Utara Provinsi Kalimantan Barat dan Kabupaten Dogiyai, Papua. Dalam upaya peningkatan kualifikasi pendidikan tenaga kesehatan melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Poltekkes sejak tahun 2017 juga telah diberikan kepercayaan untuk menyelenggarakan program yang di support sepenuhnya oleh Badan PPSDM Kesehatan dan Dinas Provinsi Jawa Tengah.

Wsd 4wsd 5
Adapun sambutan dari Pejabat di lingkungan Badan PPSDM Kesehatan RI secara keseluruhan memberikan apresiasi kepada Poltekkes Semarang atas perkembangan yang sangat luar biasa diantaranya adalah masuk kriteria Institusi Badan Layan Umum yang sehat dan masuk dalam nominasi penilaian eksternal Wilayah Bebas Korupsi dari Kementrian Pendayaagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) serta hasil akreditasi yang sangat membanggakan. Kepada wisudawan, diminta untuk mendukung program Nusantara Sehat dengan mendaftar sebagai peserta seleksi Nusantara Sehat. Disamping itu wisudawan diharapkan menjadi tenaga kesehatan yang beriman, bertaqwa, kompeten dan patuh terhadap peraturan perundagan serta dapat melaksanakan Continuing Professional Development.

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn