Print

Pengajian Keliling Putaran VIII BAI Jateng

Written by poltekkes kemenkes semarang Published on . Posted in Berita

Poltekkes Kemenkes Semarang pada hari Selasa, 25 Juli 2017 berketempatan menjadi tuan rumah Pengajian Badan Amalan Islam (BAI) Provinsi Jawa Tengah putaran ke delapan tahun 2017. Acara diawali dengan sholat Isya berjamaah yang dipimpin oleh Dr. KH. Ahmad Darodji, MSi. Adapun peserta yang hadir diperkirakan mencapai 450 jamaah yang berasal dari dosen, karyawan dan mahasiswa Poltekkes Kampus I & III, mahasiswa dari Akademi Kepolisian, Mahasiswa Politeknik Ilmu Pelayaran, Mahasiswa Universitas Negri Semarang, mahasiswa UINS Sunan Kalijaga dan dari kesatuan Banteng Raiders.
BAIaBAIb

Direktur Poltekkes Kemenkes Semarang (H. Sugiyanto, S.Pd, M. App.Sc) sebagai tuan rumah (Sohibul Bait) menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jama’ah dan dengan sangat senang hati menjadi tuan rumah pengajian BAI Jateng. Beliau menyampaikan bahwa pengajian BAI yang dilaksanakan di Poltekkes Semarang sejalan dengan program Poltekkes Semarang yang senantiasa mengusahakan agar mahasiswa berakhlak yang mulia dan sholih. Direktur menyampaikan pula bahwa HIGMA (Himpunan Generasi Muda Masjid AT Taqwa) setiap bulan mengadakan pengajian yang dipimpin oleh Habib Muhammad bin farid Al Mutohhar.
BAI cBAId
Disampaikan pula bahwa di Kampus I setiap hari Selasa sore dilaksanakan Mejelis Dzikir Khatam Kwajagan yang diiukuti oleh Dosen & Karyawan Direktorat
dan Kampus I. Lebih lanjut Direktur berpesan kepada generasi muda untuk belajar dari Jepang dimana trend penduduknya cenderung tua sehingga semakin kalah bersaing dengan Korea yang penduduknya masih banyak pemudanya. Oleh karena itu, generasi muda di Indonesia dituntut untuk dapat bersaing untuk menguasi dunia dengan selalu melakukan inovasi. Setelah memberikan ucapan selamat datang, direktur Poltekkes menyerahkan bantuan operasional untuk pengajian BAI Jateng.
BAI eBAI f
Ketua BAI Jateng yang diwakili oleh Letkol Drs. H. Abdul Hisyam Taher, Msi menyampaikan bahwa Pengajian BAI pada awalnya hanya dilakukan selama bulan Ramadhan dalam bentuk Tarowih Keliling di beberapa Instansi dan Kesatuan TNI dan Polri. Akan tetapi mengingat banyaknya permintaan dari Instansi pemerintah dan Institusi Pendidikan (saat ini ada sekitar 60) sehingga pelaksanaan BAI dilanjutkan setelah Ramadhan setiap 2 minggu sekali.

Acara inti Pengajian di sampaikan oleh Bapak. Drs. H. Fakhrur Rozi, M.Ag dengan tema Hikmah Halal Bi Halal. Beliau mengupas beberapa trend istilah seputar Ramadhan dan Iedul Fitri yaitu : istilah Takjil, Iedul Fitri dan Halal Bi Halal. Inti dari Halal Bi Halal adalah ibadah yang dilakukan dari dimensi Hablum Minan Nas (beribadah dengan sesama manusia) setelah kita beribadah selama sebulan penuh dengan Alloh SWT (Hablum Minalloh)


 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn