• slide WBK-WBBM
  • slide-gedung-poltekes-semarang
  • slide analis laboratorium
  • slide labkomp perpustakaan
  • Poltekkes Semarang menuju Wilayah Bebas dari Korupsi & Wilayah Birokrasi Bersih Melayani
  • Gedung dan Asrama Politeknik Kesehatan / Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Analis dan Laboratorium
  • Laboratorium Komputer

PENGUMUMAN

Hasil Nominasi Sipenmaru D III Keperawatan Purwokerto Kelas Karyawan

Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Kesehatan Semarang dengan ini mengumumkan NOMINASI Hasil Seleksi Uji Tulis Susulan yang dinyatakan Lulus Nominasi sebagaimana tersebut dalam lampiran pengumuman ini. Kepada calon mahasiswa yang Lulus Nominasi,diwajibkan melaksanakan Registrasi Ulang dengan ketentuan sebagaimana dalam lampiran surat ini. Silahkan klik link masing-masing item di bawah ini
  1. Pengumuman Hasil Nominasi
  2. Lampiran (Daftar Diterima)
  3. Tata cara Registrasi
  4. Biaya Pendidikan dan Kemahasiswaan

Seleksi Penerimaan Mahasiswa baru Jalur PMDP Tahun 2017

Memasuki Tahun Akademik 2017/2018 Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) untuk Program D III, Program Sarjana Terapan (D IV), dan Program Pendidikan Profesi melalui jalur seleksi Penelurusan Minat dan Prestasi (PMDP) bagi calon lulusan SMA/MA Jurusan IPA yang memiliki prestasi akademik terbaik dan minat yang tinggi untuk menempuh Pendidikan Tenaga Kesehatan. Persyaratan dan mekanisme pendaftaran silahkan klik panduan di bawah ini :

Panduan Penerimaan Mahasiwa Baru Jalur PMDP Tahun 2017
Untuk Mendaftar silahkan klik : http://sipenmaru.poltekkes-smg.ac.id

Pendaftaran Mahasiswa Baru D IV Keperawatan Gigi

Diploma IV Keperawatan Gigi membuka pendaftaran mahasiswa Baru tahun Akademik 2016/2017. Adapun persyaratan dan ketentuan pendaftaran silahkan klik link berikut :

1. Form pendaftaran secara on line di laman :http://bit.ly/daftarD4gigisemarang
2. Download dan isi form persyaratan pendaftaran dari laman : http://bit.ly/formulirD4gigisemarang

BERITA

Print

Poltekkes-BNI Peduli Kesehatan Gigi Anak Difabel

Written by poltekkes kemenkes semarang Published on . Posted in Berita

SEMARANG- Kesehatan gigi anak-anak usia sekolah, terutama yang berkebutuhan khusus atau difabel kerap terabaikan. Padahal, pertumbuhan gigi di usia tersebut sangatlah menentukan, sehingga perlu terus dipantau. ‘’Kondisi ini dibuktikan dari hasil penelitian yang menyebutkan 70 persen anak-anak difabel kesehatan giginya kurang baik,’’ kata Direktur Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Semarang Sugiyanto SPd MAppSc, di lapangan SLBN Semarang, Kamis (1/12).

Dia mengatakan hal itu usai meluncurkan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah Mandiri (UKGSM), di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Semarang. Dalam acara itu Poltekkes menggandeng BNI 1946 untuk menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk satu unit peralatan pemeriksaan gigi seharga Rp 31,2 juta.Bantuan simbolis diterima Sugiyanto dari Pimpinan BNI Cabang Undip Joeli Koeswardhani dan diserahkan kembali kepada Kepala SLBN Imam Wusono, di kampus Jalan Elang, Semarang. ‘’Kami menyadari selama ini pelayanan kesehatan di sekolah luar biasa belum maksimal. Masih sporadis dan tidak menyeluruh. Poltekkes membidik itu dan kami memulainya dari kesehatan gigi mandiri yang diharapkan bisa berkembang ke layanan lainnya.’’ Diakui Sugiyanto, anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi yang luar biasa.

Mereka juga membutuhkan dukungan agar mendapat kesempatan yang sama dengan anak-anak lainnya. ‘’Saya bangga dan terharu melihat penampilan mereka. Semuanya dilakukan dengan sepenuh hati, sehingga bisa tampil dengan baik,’’ paparnya.
Ya, siang itu panggung di lapangan kampus SLBN disulap menjadi ajang pentas seni yang menampilkan kebolehan siswa-siswinya menyanyi, menari, dan berpantomim. Meski memiliki keterbatasan, anak-anak tunarunggu, tunagrahita, dan tunanetra tampil penuh percaya diri.

Butuh Dukungan
Kepala SLBN Imam Wusono mengatakan, di Jateng ada 171 SLB dan 41 di antaranya negeri atau dibawah kewenangan Pemprov. ‘’Kami sangat beruntung karena Poltekkes memilih sekolah kami untuk menjalankan UKGSM. Kami memang membutuhkan stimulan dan dukungan dari para stakeholder.
Dengan ditangani secara bersama, maka hasilnya bisa maksimal.’’ Imam juga mengakui, kesehatan gigi anak-anak didiknya sangat membutuhkan perhatian. ‘’Dengan adanya dental unit di sekolah ini, maka kerusakan gigi anak-anak bisa dicegah sedini mungkin.’’ Sugiyanto menegaskan, Poltekkes telah menempatkan dua perawat gigi di unit kesehatan SLBN untuk memeriksa gigi anak-anak. ‘’Dokter gigi juga akan melakukan supervisi dan tiap bulan ada laporan yang bisa jadi rujukan ke puskesmas. Kalau selama ini anakanak sulit diajak ke dokter gigi, diharapkan di sekolah mereka bisa lebih nyaman diperiksa giginya.’’ (D2-42)

Sumber : http://berita.suaramerdeka.com/smcetak/poltekkes-bni-peduli-kesehatan-gigi-anak-difabel/

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn