• slide WBK-WBBM
  • slide-gedung-poltekes-semarang
  • slide analis laboratorium
  • slide labkomp perpustakaan
  • Poltekkes Semarang menuju Wilayah Bebas dari Korupsi & Wilayah Birokrasi Bersih Melayani
  • Gedung dan Asrama Politeknik Kesehatan / Poltekkes Kemenkes Semarang
  • Analis dan Laboratorium
  • Laboratorium Komputer

PENGUMUMAN

Penerimaan Mahasiswa Baru Prodi Profesi Bidan

Pada tahun 2016, Poltekkes Kemenkes Semarang diberikan ijin untuk menyelenggarakan Program Studi Profesi Bidan, sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Nomor 451/KPT/I/2016, tanggal 1 Nopember 2016, tentang Pembukaan Program Studi Bidan Program Profesi pada Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang di Kota Semarang. 
Menindaklanjuti diterbitkannya ijin penyelanggraan Profesi Bidan, pada tahun 2017 ini akan dilaksanakan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Prodi Profesi Bidan. Untuk selanjutnya silahkan klik link Panduan Sipenmaru Profesi Bidan di bawah ini :

Panduan Sipenmaru Profesi Bidan

BERITA

Print

Praktek Kerja Nyata Inter Profesional Collaboration (PKN IPC)

Written by poltekkes kemenkes semarang Published on . Posted in Berita

Praktek Kerja Nyata Inter Profesional Collaboration (PKN IPC) di Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang dirintis dan dilaksanakan pada tahun 2016 sebagai proses pembelajaran di lapangan bagi mahasiswa dalam mengkolaborasikan berbagai disiplin ilmu dan sekaligus sebagai wahana pemberdayaan kesehatan keluarga. Skema ini direncanakan dan dilaksanakan secara sistematis dan terpadu berdasarkan permasalahan yang digali dari keluarga, dirumuskan dan dilaksanakan bersama keluarga. Dari kegiatan  ini diharapkan dapat memacu kemampuan keluarga dalam mengenali masalah, pengembangan diri dan lingkungannya sehingga kualitas hidup, kesehatan dan kesejahteraannya meningkat.

Program PKN IPC Poltekkes Kemenkes Semarang dengan tema “Pemberdayaan Keluarga - One Team One Family” merupakan bentuk perwujudan visi dan misi Poltekkes Kemenkes Semarang dalam menunjang Tri Dharma PerguruanTinggi - khususnya di bidang Pengabdia Masyarakat. Melalui Program ini diharapkan dapat meningkatkan empati, kepedulian, kerjasama mahasiswa dari berbagai latarbelakang keilmuan dengan pendekatan kolaboratif untuk peningkatan kualitas hidup keluarga dan masyarakat serta mendorong terciptanya learning community.

Pelaksanaan Program ini sebagai bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup di tengah masyarakat di luar kampus. Bersama dengan masyarakat, mahasiswa secara langsung dapat mengidentifikasi serta menangani masalah kesehatan dan lingkungan yang terjadi. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk membantu menyelesaikan persoalan pembangunan kesehatan di daerah dilakukan secara kolaboratif dari berbagai jenis latarbelakang pendidikan kesehatan dengan pendekatan “One Team One Family”.

Kegiatan PKN IPC diharapkan dapat menjadi kegiatan civitas akademika Poltekkes Kemenkes Semarang dalam membantu memberikan solusi terhadap permasalahan kesehatan masyarakat pedesaan dan dapat menjadi suatu kegiatan yang berkesinambungan dan berkelanjutan dalam pemberdayaan kesehatan masyarakat desa.Oleh karena itu perlu ada suatu mekanisme pengaturan dan koordinasi kegiatan pengabdian masyarakat yang terstruktur dan berkesinambungan oleh institusi Poltekkes Kemenkes Semarang sehingga luaran dan dampak yang dihasilkan dapat lebih baik dan lebih dirasakan oleh masyarakat luas.

Peserta PKN adalah mahasiswa tingkat akhir Diploma IV ( Prodi D IV Keperawatan Semarang dan Magelang, Prodi D IV Kebidanan Semarang dan Magelang, Prodi D IV TRR, Prodi D IV Gizi, Prodi D IV Keperawatan Gigi dan Podi D IV Kesehatan Lingkungan) dengan jumlah 262 mahasiswa yang diterjunkan di 23 desa dalam dua kecamatan (Kecamatan Jumo dan Kecamatan Gemawang) Kabupaten Temanggung sejak tanggal 1 sampai dengan 23 Agustus 2016.

Kegiatan yang dilakukan selama PKN -IPC adalah pendataan masalah kesehatan, perumusan masalah kesehatan dalam format Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) sekaligus mencari alternatif solusi masalah, implementasi kegiatan-kegiatan yang disepakati dengan warga dan kegiatan-kegiatan lain yang disesuaikan dengan agenda kegiatan di dua kecamatan (expo produk makanan lokal, lomba senam, festival papringan dll).

 

Share this post

Submit to FacebookSubmit to Google PlusSubmit to TwitterSubmit to LinkedIn